CERPEN (Dokter Kolong Jembatan)
Aisyah Savira Pratiwi namanya, seorang dokter yang menitih karirnya dari nol. Dulunya ia tinggal di sebuah pemukiman kumuh, tepatnya di salah satu kolong jembatan di DKI Jakarta bersama ayah, ibu, dan adik laki-lakinya yang bernama Dika. Ketika semua temannya asyik bercanda dan bermain sepulang sekolah, justru Aisyah harus membantu pekerjaan orang tuanya dengan menjual gorengan. Dengan semangat ia melangkahkan kaki kecilnya menawarkan dagangannya kepada semua orang yang ia temui. “ Gorengan, gorengan…” “ Gorengannya pak, buk…”. Begitulah kurang lebih kalimat yang sering diteriakkan Aisyah ketika menawarkan dagangannya. Aisyah mulai menjual gorengan sejak ia kelas 5 SD. Tidak jarang Aisyah pun mendapat ledekan bahkan hujatan dari teman-temannya ketika menjual gorengan, namun ia tidak pernah tersinggung ataupun malu sebagai seorang penjual gorengan. “Kenapa harus malu aku menjua. gorengan untuk membantu orang tuaku, lagi pula ini pekerjaan yang halal.” Begitulah tekad Aisya...